Surat Al-Fatihah — The Greatest Surah
Surah 1 Al-Fatihah
Use the English / Indonesia button at the top of the page to switch language.
Gunakan tombol English / Indonesia di bagian atas halaman untuk mengganti bahasa.
Surat Al-Fatihah — The Greatest Surah Surat Al-Fatihah — Surah Teragung
Assalamu alaykum, my dear wonderful students!
Assalamu alaykum, anak-anakku yang terkasih!
I am so happy to see your bright, smiling faces today. Today, we are going to learn about one of the most special surahs in the entire Qur’an: Surat Al-Fatihah.
Hari ini aku sangat senang melihat wajah cerah dan tersenyummu. Hari ini kita akan belajar tentang salah satu surah paling istimewa dalam Al-Qur’an: Surat Al-Fatihah.
The Prophet Muhammad, peace and blessings be upon him, taught us that Al-Fatihah is the greatest surah in the Qur’an. It is a Makkan surah and it has seven beautiful ayat. Some scholars count Bismillahir-Rahmanir-Rahim as one of the seven ayat, while others count the seven ayat slightly differently, but all agree that Al-Fatihah has seven ayat.
Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan bahwa Al-Fatihah adalah surah teragung dalam Al-Qur’an. Surah ini surah Makkiyah dan memiliki tujuh ayat yang indah. Sebagian ulama menghitung Bismillahir-Rahmanir-Rahim sebagai salah satu dari tujuh ayat, sementara yang lain sedikit berbeda, tetapi semua sepakat bahwa Al-Fatihah memiliki tujuh ayat.
What does Al-Fatihah mean? Apa arti Al-Fatihah?
It means “The Opening” or “The Opener of the Book.” It is called this because it is the first surah we see when we open the Qur’an, and it is the surah we recite in every rak‘ah of our salah.
Artinya “Pembuka” atau “Pembuka Kitab.” Dinamakan demikian karena surah ini pertama kali kita baca ketika membuka Al-Qur’an, dan surah ini kita baca dalam setiap rakaat shalat.
This is because Al-Fatihah contains many of the main meanings of the Qur’an: praising Allah, remembering His mercy, worshiping Him alone, asking Him for help, and asking Him for guidance.
Hal ini karena Al-Fatihah memuat banyak makna utama Al-Qur’an: memuji Allah, mengingat rahmat-Nya, menyembah-Nya saja, memohon pertolongan-Nya, dan memohon petunjuk-Nya.
Al-Fatihah is also known as a surah of healing and ruqyah. A companion of the Prophet, peace and blessings be upon him, once recited Al-Fatihah as ruqyah for a tribal chief who had been stung or bitten, and Allah allowed the man to be healed.
Al-Fatihah juga dikenal sebagai surah penyembuhan dan ruqyah. Seorang sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah membaca Al-Fatihah sebagai ruqyah untuk pemimpin suku yang digigit atau disengat, dan Allah menyembuhkan orang itu.
Now, here is something very special. When you recite Al-Fatihah in your salah, you are speaking to Allah. The Prophet, peace and blessings be upon him, taught us in a hadith that Allah responds to His servant when Al-Fatihah is recited.
Sekarang, ini sesuatu yang sangat istimewa. Ketika kamu membaca Al-Fatihah dalam shalat, kamu sedang berbicara dengan Allah. Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan dalam hadits bahwa Allah menjawab hamba-Nya ketika Al-Fatihah dibaca.
Allah responds when we recite Al-Fatihah Allah menjawab ketika kita membaca Al-Fatihah
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Al-hamdu lillahi Rabbil-‘alamin — “All praise and thanks belong to Allah, the Lord of all worlds.”
Al-hamdu lillahi Rabbil-‘alamin — “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”
Allah says that His servant has praised Him. This reminds us to thank Allah for everything He has given us.
Allah berfirman bahwa hamba-Nya telah memuji-Nya. Ini mengingatkan kita untuk bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya.
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Ar-Rahmanir-Rahim — “The Most Gracious, the Most Merciful.”
Ar-Rahmanir-Rahim — “Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”
Allah says that His servant has glorified Him. This reminds us that Allah’s mercy is very great and reaches all of His creation.
Allah berfirman bahwa hamba-Nya telah memuliakan-Nya. Ini mengingatkan kita bahwa rahmat Allah sangat luas dan mencapai seluruh ciptaan-Nya.
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Maliki Yawmid-Din — “The Owner of the Day of Judgment.”
Maliki Yawmid-Din — “Pemilik hari pembalasan.”
Allah says that His servant has glorified Him. This reminds us that one day we will all return to Allah, and He will judge everyone with perfect justice.
Allah berfirman bahwa hamba-Nya telah memuliakan-Nya. Ini mengingatkan kita bahwa suatu hari kita semua akan kembali kepada Allah, dan Dia akan mengadili semua orang dengan keadilan sempurna.
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
Iyyaka na‘budu wa iyyaka nasta‘in — “You alone we worship, and You alone we ask for help.”
Iyyaka na‘budu wa iyyaka nasta‘in — “Hanya Engkau yang kami sembah, dan hanya Engkau yang kami mohon pertolongan.”
This means we worship only Allah, love Him, obey Him, and ask Him for help in everything. When we say this, Allah says that this is between Him and His servant, and His servant will receive what he asks for.
Ini berarti kita hanya menyembah Allah, mencintai-Nya, menaati-Nya, dan memohon pertolongan-Nya dalam segala hal. Ketika kita membaca ini, Allah berfirman bahwa ini antara Dia dan hamba-Nya, dan hamba-Nya akan menerima apa yang dimintanya.
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
Ihdinas-siratal-mustaqim — “Guide us to the straight path.”
Ihdinas-siratal-mustaqim — “Tunjukilah kami jalan yang lurus.”
We ask Allah to guide us to the path of Islam, the path that leads to His pleasure and to Jannah. We ask Allah to keep us on the path of those whom He has blessed, such as the Prophets, the truthful, the martyrs, and the righteous. We also ask Allah to keep us away from the path of those who knew the truth but did not follow it, and those who went astray.
Kita memohon kepada Allah agar menunjukkan kita ke jalan Islam, jalan yang menuju ridha-Nya dan Jannah. Kita memohon agar tetap di jalan orang-orang yang diberi nikmat, seperti para nabi, orang-orang yang benar, syuhada, dan orang-orang saleh. Kita juga memohon agar dijauhkan dari jalan orang yang mengetahui kebenaran tetapi tidak mengikutinya, dan orang-orang yang sesat.
آمِين
Amin — “O Allah, answer our du‘a.”
Amin — “Ya Allah, kabulkan doa kami.”
Isn’t it beautiful that every time we recite Al-Fatihah in salah, we are speaking to Allah, and Allah responds in a way taught to us by the Prophet, peace and blessings be upon him?
Bukankah indah bahwa setiap kali kita membaca Al-Fatihah dalam shalat, kita sedang berbicara dengan Allah, dan Allah menjawab dengan cara yang diajarkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam?
So, my dear students, let us always recite Al-Fatihah slowly, clearly, and with hearts full of love, respect, and hope. Remember, Al-Fatihah is not just something we memorize. It is a beautiful conversation with Allah and a daily du‘a for guidance.
Jadi, anak-anakku, marilah kita selalu membaca Al-Fatihah dengan perlahan, jelas, dan dengan hati penuh cinta, hormat, dan harap. Ingat, Al-Fatihah bukan hanya sesuatu yang kita hafal. Itu adalah percakapan indah dengan Allah dan doa harian untuk petunjuk.
Listen along inside the full course player after enrolling.
Key vocabulary is included in the lesson content above.
Complete activities in the enrolled course lesson view.
No quiz attached yet.
Parent and teacher notes are available in the full course after enrollment.